Fungsi Tanaman Aquatic

tanaman aquatic

Baca Juga : Kebutuhan Cahaya Untuk Aquascape

One Research – Fungsi Tanaman Aquatic dalam Aquascape adalah salah satu elemen yang penting, sehingga dalam kontes-kontes Aquascape berskala internasional penilaian yang berhubungan dengan tanaman mempunyai porsi tinggi. Dalam layout Aquascape, tanaman aquatic dapat mengubah segala sesuatunya. Tanaman yang tidak sehat atau bermasalah dapat membuat hardscape yang bagus menjadi tidak berarti, sehingga Aquascape secara keseluruhan berkurang keindahannya. Begitupula sebaliknya, tanaman aquatic yang tumbuh dengan sehat bisa merubah pandangan orang dari suatu hardscape yang “biasa” menjadi lebih bernilai (umumnya bisa ditemukan pada layout-layout iwagumi “jurus 4 batu ADA”).

Dalam struktur habitat aquarium, tanaman aquatic merupakan kunci dari sirkulasi ekosistem dalam aquarium. Sirkulasi yang dilakukan oleh tanaman aquatic mempunyai dampak positif baik untuk tanaman itu sendiri maupun untuk makhluk hidup lainnya, seperti ikan, udang, dan bakteri.
Diana Walstad dalam bukunya “Ecology of the Planted Aquarium” menuliskan beberapa keuntungan yang diberikan tanaman aquatic pada Ekosistem Aquraium.

Antara Lain adalah :

  1. Tanaman Aquatic menyerap Ammonia dan Nitrit.
  2. Tanaman Aquatic menyerap unsur-unsur logam.
  3. Tanaman Aquatic dapat membatasi pertumbuhan alga.
  4. Tanaman Aquatic menstabilkan pH air.
  5. Tanaman Aquatic merangsang aktifitas biologi dari mikrobakteri.
  6. Tanaman Aquatic memeberikan Oksigen dalam air aquarium.
  7. Tanaman Aquatic mencegah penumpukkan CO2 dalam aquarium.
  8. Tanaman Aquatic mencegah substrate menjadi toxic/racun.

Baca juga : Kebutuhan Cahaya Untuk Aquascape

Tanaman Aquatic hidup dan tumbuh dengan cara membuat makanannya sendiri melalui proses yang dinamakan fotosintesis. Untuk melakukan proses fotosintesis tanaman membutuhkan Energi (Cahaya), Karbondioksida (CO2), Nutrisi (Pupuk), dan Air. Elemen-elemen tersebut diolah oleh tanaman aquatic yang kemudian menghasilkan Glukosa/Karbohidrat.

Glukosa, inilah yang menjadi sumber makanan utama tanaman aquatic untuk mengisi sel-sel nya dan tumbuh. Karena kesehatan dan pertumbuhan tanaman tergantung pada fotosintesis, maka elemen-elemen utama yang dibutuhkan untuk fotosintesis yaitu Cahaya, Karbondioksida dan Nutrisi.

Dikenal dalam ilmu Botani sebagai “Faktor Pembatas” atau “Faktor Pengontrol” pertumbuhan. Hal ini karena jika salah satu dari elemen tersebut dibatasi/kontrol, maka pertumbuhan tanaman akan terpengaruh.

7 thoughts on “Fungsi Tanaman Aquatic

  1. The next time I read a blog, I hope that it does not disappoint me as much as this particular one. After all, Yes, it was my choice to read, nonetheless I truly thought you would probably have something helpful to talk about. All I hear is a bunch of whining about something that you could fix if you werent too busy looking for attention.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme: Overlay by Kaira