Prespektif

(Dokumentasi pribadi Luky Ardiansyah)

Salah satu komposisi yang tidak terlalu menonjol dalam layout ini adalah komposisi perspektif (perspective). 

Perspektif adalah sebuah cara pandang di mana objek-objek terlihat di mata berdasarkan atribut-atribut ruangnya, atau dimensi mereka dan posisi mata relative terhadap objek-objek tersebut. 

Terdapat 2 makna utama dari term tersebut : perspektif linear dan perspektif aerial. Perspektif linear adalah berdasarkan dimensi dan posisi relatif terhadap mata.

Sebuah benda (baik itu batu maupun tanaman) akan terlihat semakin kecil bila letaknya semakin jauh.

Perspektif aerial berdasarkan konsep melihat benda-benda melalui atmosfer. Dengan perspektif aerial, warna menjadi sangat penting karena semakin jauh suatu
benda semakin berkurang kontras nya.

(Dokumentasi pribadi Herry Rasio)

Sebuah benda (baik itu batu maupun tanaman) akan terlihat semakin kecil bila letaknya semakin jauh.

Perspektif aerial berdasarkan konsep melihat benda-benda melalui atmosfer. Dengan perspektif aerial, warna menjadi sangat penting karena semakin jauh suatu
benda semakin berkurang kontras nya.

(Dokumentasi pribadi Doddy Percaso)

Saya rasa ini cukup berhasil, layout ini bukanlah style aquarium alami (natural style)di mana anda mencari kedalaman yang tinggi, dan terlihat sangat luas. Layout ini lebih kepada mentitikberatkan bagian tertentu.

Perspektif aerial, disisi lain, menurut saya terwakili dengan cukup baik. Perhatikan yang di depan dan yang di belakang ini jelas member perasaan perspektif di mana kayu yang depan lebih besar dari kayu yang di belakang menempatkan tanaman hair grass pada bagian belakang.

Ada beberapa aquascaper yang menyukai lebih sedikit perspektif aerial. Namun ada juga yang senang dan amat terampil bila tidak dikatakan ahli dalam design perspektif seperti Wendi Kurniawan, yang sangat piawai dalam komposisi ini.

(Dokumentasi pribadi Wendi Kurniawan)

Kembali lagi, itu semua merupakan pandangan pribadi masing masing, terserah menurut anda bagaimana.

(Dokumentasi pribadi Haikal Rizky Mahardika)

Dalam aquascaping, saya menggali keluar perspektif linear itu memudahkan untuk memisahkan antara bagian depan, tengah, dan bagian belakang dengan lebih mudah.

(Dokumentasi pribadi Agusalim Jamaludin)
(Dokumentasi pribadi Herry Rasio)
(Dokumentasi pribadi Mamet Rahmad)
(Dokumentasi pribadi Tonny Oktapriadi)
(Dokumentasi pribadi Thoyib Akar Kayu)
(Dokumentasi pribadi Nickz Aquascape)

Bila tadi kita sudah membahas bagaimana perspektif membantu kita untuk menentukan penempatan tanaman mari kita lihat bila digambarkan.

(Dokumentasi pribadi Herry Rasio)

Ketiga pembagian area (depan, tengah dan belakang) tersebut terdefinisi dengan baik pada gambar di atas.

Area belakang berada di atas garis horizontal paling atas, dan bagian ini biasanya hampir tak berhuni atau bisa saja sisa sisa tanaman yang naik ke atas.

Area atau bagian tengah yang biasa dihuni hardscape beserta tanaman yang cukup lebat tampak jelas dalam desain pulau. Area atau bagian bawah biasa dihuni oleh tanaman foreground beserta ornamen-ornamen detail suatu hardscape.

Ruang negatif dan positif

Berikutnya menurut saya ini sedikit menentukan baik atau tidaknya sebuah desain. Pernah mendengar ruang negatif dan ruang positif sebelumnya?

Di sini saya mencoba menggunakan golden triangle untuk memisahkan area negatif dan area positif.

(Dokumentasi pribadi Nickz Aquascape)

Area negatif atau ruang kosong sangat penting keberadaanya untuk menghindari perasaan tidak nyaman yang timbul saat melihat layout yang penuh sesak atau
terlalu ramai.

Dalam beberapa desain layout aquascape, ruang negatif sama pentingnya dengan keseluruhan layout. Banyak diantara aquascaper yang kurang memperhatikan
pentingnya factor ruang kosong ini.

Perhatikan gambar di bawah ini bagaimana Herry Rasio sangat baik dalam melakukan pembagian ruang negatif dan positif dalam project ‘Pulau Sempu’ nya.

(Dokumentasi pribadi Herry Rasio)

Saya terkesan dengan akar-akar yang menjuntai keluar dari bebatuan dan beberapa moss yang menempel. Mereka membuat setingan ini terlihat liar, saya juga sangat terkesan dengan pasir yang berwarna tidak keputihan.

 Apakah itu disengaja atau faktor lain yang membuat itu tidak lagi putih, apa pun alasannya itu tampak sangat terlihat natural.

(Dokumentasi pribadi Nickz Aquascape)
(Dokumentasi pribadi Nickz Aquascape)
(Dokumentasi pribadi Herry Rasio)

Shadow

Hal yang paling sering didiskusikan sekarang ini adalah shadow atau bayangan. Salah satu yang membuat suatu karya aquascape lebih seimbang, dalam pulau
sempu walau tidak terlalu terlihat jelas miringnya kayu sudah cukup membantu membuat bayangan atau warna gelap untuk mengganggu warna cerahnya design ini.

Secara keseluruhan warna juga memainkan peran utama, ini penting. Ingat bahwa itu semua tentang perasaan, shadow akan menciptakan aquascape lebih dramatis.

(Dokumentasi pribadi Haikal Rizky Mahardika)
(Dokumentasi pribadi Haikal Adi Pratama)

Melanjutkan pikiran akan detail, saya tertarik dengan batu kecil disebelah kiri bawah. Coba perhatikan!

(Dokumentasi pribadi Herry Rasio)

Saya yakin itu bukan batu yang jatuh dari langit! Bagaimana jika Herry Rasio tidak menempatkan batu di kiri bawah tersebut?

Apakah berpengaruh pada settingan? Perhatikan gambar di bawah bagaimana saya menghilangkan batu di bawah.

(Dokumentasi pribadi Herry Rasio)

Menurut saya walaupun mereka objek minoritas namun kenyataannya jika dihilangkan terjadi perubahan besar dari nuansa keseluruhan settingan. 

lebih natural jika batu tadi ada. Itu pun menurut saya, bagaimana menurut anda?. Pada akhirnya, projek ‘Pulau Sempu’ karya Herry Rasio adalah contoh yang sangat bagus. 

Menurut saya, ia mengadopsi beberapa style menjadi satu konsep untuk menciptakan sesuatu yang baru dan karena berbeda itulah mengapa ‘wow effect’ dalam desain ini jelas terlihat. 

Saya melihat beberapa aspek style aquarium natural di sini, dengan adanya sekumpulan moss di atas batu menyerupai rumput, di atas pohon yang rindang menjuntai keatas , dengan sekumpulan ikan-ikan yang menciptakan kesan seperti burung-burung yang terbang berkelompok. 

Alangkah serunya mengimajinasikan duduk di bawah pohon yang rindang, dan merasakan betapa sejuknya berada di sana, di sebuah pulau kecil bernama Pulau Sempu. 

Thanks Herry Rasio yang telah begitu menginspirasi banyak sekali aquascape terutama di Indonesia. Bravo untuk ‘Pulau Sempu’ bravo Aquascape Indonesia. Salam hangat selalu untuk semua pencinta Aquascap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme: Overlay by Kaira